Sabtu, 27 Oktober 2012
52 Tipe Mahasiswa, termasuk yg mana nich loe..??? :D
1. Mahasiswa perfeksionis = mahasiswa yg anti sama nilai B. sekali dpt B langsung guling2 ditanah dan galau 7 turunan.
2. Mahasiswa studyholic = duduk paling depan, sehari2 ngurung diri dalam kamar buat belajar. motto hidupnya “tiada hari tanpa belajar”
3. Mahasiswa idiopatik = ga jelas kehidupannya di kampus. kadang2 ada, kadang2 ga ada.
4. Mahasiswa poli-organisasi = aktif diberbagai organisasi kampus. motto hidupnya “banyak organisasi, banyak rezeki”
5. Mahasiswa pasrah = dapat E? ah tenang, kan ga cuman aku doang yang ga lulus
6. Mahasiswa pecinta = kerjaan sehari2nya pacaran tak peduli tempat, waktu, dan lokasi.
7. Mahasiswa cadaLOver = saking terobsesinya sama cadaver, ampe kuliahnya hanya saat ada materi anatomi atau pratikum anatomi. (#kedokteranonly)
8. Mahasiswa SKS = tipe paling banyak di tiap kampus. belajar sampai larut hanya ketika besoknya ujian.
10. Mahasiswa paket hemat = datengnya pas praktikum,skill lab ma tutor doang
11. Mahasiswa galau = tiap malam ngetweet galau sambil dengerin lagu2 adele
12. Mahasiswa setengah dewa = Tiap hari kerjaan nya maen game dan OL, tapi selalu berhasil kalo ujian.
13. Mahasiswa gaul stadium 4 = ke kampus pakai kaos oblong dan celana jeans
14. Mahasiswa inhibitor = sukanya nanya2 ke dosen sehingga menghambat mahasiswa yg lain utk pulang
15. Mahasiswa kritis : selalu nanya jadwal kuliah padahal modul dia punya, dan bertanya terus kapan dosen masuk
16. Mahasiswa OVJ = tiada hari tanpa membuat tertawa teman2nya
17. Mahasiswa petani = datang paling pagi buat bookingin tempat duduk temen
18. Mahasiswa insert investigasi = niat dateng ke kampus buat nyari gosip2 ter-hot seangkatan
19. Mahasiswa asianlover = tiap hari ngebahas korea. suka teriak2 ga jelas tiap ngeliat foto/ video artis korea
20. Mahasiswa FreeAll = datang ke kmpus bawa laptop untuk dapat ngenet gratis dan download film gratis pake sinyal wifi kampus
21. Mahasiswa the ripper = pembunuh teman saat tutorial
22. Mahasiswa dreamer = kerjaannya tidur di kelas dari awal sampai habis
23. Mahasiswa KW 9 = beli buku yg bajakan semua.
24. Mahasiswa ekstrovert : suka gosipin kelakuan teman²nya & dosen
25. Mahasiswa pa bondan = dateng ke kampus cuma nongkrong di kantin sambil ngeborong kuliner
26. Mahasiswa introvert = punya bahan untuk belajar buat ujian dari dosen hanya disimpan buat sendiri, ogah bagiin ke teman²
27. Mahasiswa perpustakaan berjalan = kemana2 bawa buku yg tebel2
28. Mahasiswa JournalLover = bawa jurnal kemana2 tapi ga paham isinya apa
29. Mahasiswa model : kekampus pakai height heel lebih 10 cm„,
30. Mahasiswa pencabut dompet = sukanya nagih uang ke teman
31. Mahasiswa Konter = datang ke kampus menawarkan jasa pulsa elektrik
32. Mahasiswa recorder = hafal semua yang dikatakan dosen waktu kuliah
33. Mahasiswa program KB = IP 2 cukup
34. Mahasiswa hemat listrik : suka ngecas bb. Laptop,hape dikampus
35. Mahasiswa SOGO = ke kampus dandannya kaya mau liburan keluar negri
36. Mahasiswa hemat air = suka numpang mandi dan BAB di wc kampus
37. Mahasiswa buku berjalan = mahasiswa yang saking pinternya, ditanyain materi selalu bisa jawab
38. Mahasiswa game center = mahasiswa yang datang ke kampus cuma buat maen game online bareng temen seangkatan
39. Mahasiswa cool = paling suka duduk dibawah AC ketika kuliah
40. Mahasiswa las vegas = ke kampus cuma buat maen poker sama UNO di kantin.
41. Mahasiswa olahragawan = ke kampus selalu pake sepatu futsal
42. Mahasiswa superman = kemana-mana sobotta dan dorland d gendong d tas
43. Mahasiswa RU = ada apa apa dikit langsung updet pm, menuhin recent updates
44. Mahasiswa bermodal cinta = datang ke kampus ga bawa apa2
45. Mahasiswa joki 3 in 1 = suka nebeng temen ke kampus
46. Mahasiswa seks bebas = suka nyucuk flashdisk berisi virus ke berbagai laptop
47. Mahasiswa tutorial oriented = hanya belajar keras saat tutorial aja
48. Mahasiswa kupu2 = kuliah-pulang kuliah-pulang
49. Mahasiswa salesman = gaya berpakaiannya susah dibedakan antara mahasiswa dan salesman
50. Mahasiswa gaib = kehadirannya tidak jelas.
51. Mahasiswa kura - kura = kuliah rapat kuliah rapat
52. Mahasiswa Tilang = Titip absen langsung pulang
Tipe Mahasiswa Skripsi
1. Mahasiswa Normal
jenis mahasiswa yang pertama ini adalah mahasiswa yang serba normal, pengumpulan bab 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, acap kali sesuai dengan deadline yang dosen pembimbing berikan. Revisi yang dikerjakan biasanya juga sesuai dengan yang dosen sarankan, tidak lebih dan tidak kurang.
Deskripsi Fisik: Mata panda, dan wajah agak kusem karena kurang perawatan, pakaian sewajarnya. Tapi overal masi bisa di 'lihat'
2. Mahasiswa Panik'an
Sesuai dengan namanya, jenis mahasiswa ini adalah mahasiswa yang gampang panik jika menyangkut skripsi. gejala umum yang bisa kita lihat adalah: bolak-balik ke kantor dosen pembimbing untuk revisi, bolak-balik ke perpus nyari data, ngumpulin deadline 2 minggu lebih awal, kalo di tanya lagi ngapain jawabannya pasti lagi ngerjain revisi.
Deskripsi fisik: Mata ga ada bentuknya, muka jerawatan, pakaian menggunakan baju tidur. Barang bawaan udah kaya pindah rumah (baca: semua diktat di bawa)
3. Mahasiswa aduhai santai alamak masi ada semester 8,9,10, dst...
nah... kalau mahasiswa yang ini adalah mahasiswa skripsi tipe santai. Gejala umum yang dapat dilihat dari mahasiswa ini adalah, ketika teman-teman lain sudah mengumpulkan revisi bab 1, mahasiswa jenis ini baru memikirkan tema penelitian yang akan di teliti.
Deskripsi fisik: Ga pernah keliatan di kampus
termasuk yg mana nich loe..??
Tipe2 Mahasiswa dalam memilih kos2an
Kos-kosan; asal
katanya adalah kos. Kalau dalam bahasa inggris disebut juga “cost” yang
terjemahan indonesianya: biaya/budget. Berbicara mengenai kos, tidak
melulu soal biaya. Ada faktor-faktor lain di dalamnya. Kos atau
kos-kosan identik dengan sebutan sebagai sebuah kamar/ruangan/rumah
tempat tinggal mahasiswa. Biasanya kos-kosan dibayar bulanan atau
tahunan.
Apa beda kos-kosan dengan kontrakan?
Kos-kosan biasanya berupa kamar-kamar yang masing-masing diisi oleh satu makhluk hidup, sedangkan kontrakan biasanya satu rumah yang ditempati rame-rame (bisa juga keluarga).
Dalam memilih kos-kosan, ada 3 tipe mahasiswa, yaitu;
Apa beda kos-kosan dengan kontrakan?
Kos-kosan biasanya berupa kamar-kamar yang masing-masing diisi oleh satu makhluk hidup, sedangkan kontrakan biasanya satu rumah yang ditempati rame-rame (bisa juga keluarga).
Dalam memilih kos-kosan, ada 3 tipe mahasiswa, yaitu;
- Mahasiswa baik
- Mahasiswa nakal
- Mahasiswa labil
- Tipe mahasiswa baik; biasanya mahasiswa tipe ini memilih rumah kos-kosan yang dekat dari kampus agar tidak telat pergi kuliah. Kos-kosan yang dipilih juga yang biasa-biasa saja. Mereka lebih suka kos-kosan yang berada di lingkungan perkampungan penduduk sekitar kampus. Biaya kos-kosan perbulan juga relatif murah.
- Tipe mahasiswa “nakal”; mahasiswa tipe ini cenderung memilih kos-kosan yang agak jauh dari kampus. Biasanya agak sedikit bebas seperti di Amerika. Kos-kosannya tidak berada di lingkungan kampung tetapi di kota. Antar tetangga biasanya juga tak saling kenal. Mereka lebih bersifat individualis.
- Tipe mahasiswa labil; mereka suka nge-kos berpindah-pindah. Alasannya sih, belum nemu tempat yang cocok. Padahal bukan itu, itu karena sifat labil yang mereka punya. Mereka belum punya jati diri. Kadang mencoba jadi baik, kadang-kadang nyerempet nakal. Tetapi jiwa sosial mahasiswa tipe labil ini sangat tinggi, karena mereka bisa bergaul dengan siapa saja.
Orang Bodoh jangan berkecil hati, orang pinter jangan bangga
Siapa yang tak kenal Bob Sadino? Ia enterpreneur sejati. Gayanya nyentrik, pola pikirnya unik dan cenderung terbalik. Keluar dari pakem teori dan buku teks ekonomi. Tapi, bisnisnya sukses. Pengusaha kawakan dengan ciri khasnya celana pendek dan kemeja itu, datang ke Batam berbagi pengalaman dan belajar goblok dengan pengusaha muda Batam. Apa maksudnya?
PEBISNIS yang biasa baca buku marketing, manajemen, dan makan sekolahan, dibikin bingung Bob Sadino, pengusaha yang terkenal dengan Kem Chicks-nya ini. ’’Hidup saya tanpa rencana dan tanpa target. Buku-buku di sekolah sudah meracuni pikiran Anda. Padahal, informasi itu sudah basi dan jadi sampah. Sekolah menghasilkan orang untuk bekerja, tapi bukan memberi peluang kerja bagi orang lain,” katanya. Nah, bingung kan?
Lelaki yang sudah berbisnis selama 36 tahun dan biasa disapa Om Bob ini bercerita, ia berani keluar dari kemapanan bekerja di Jakarta Lyod, jadi pengangguran, jadi kuli bangunan dan supir taksi. Ia lalu berkirim surat ke teman-temannya di Belanda, agar dikirimi ayam petelur. Saat itu, orang tidak biasa mengkonsumsi telur. Jadilah ia peternak ayam broiler dan menjual telur ayam. ’’Sayalah orang pertama yang mengenalkan telur kepada bangsa ini,” katanya.
Namun, jalan hidup Bob tidak semudah membalik telapak tangan. Ia menjual telur ke tetangga. Telurnya tidak laku karena warga Kemang tak biasa makan telur yang besar-besar itu, tapi telur ayam kampung. Beruntung, beberapa bule menyukainya. Permintaan pun bertambah. Tidak hanya telur, merica, garam dan belakangan berkembang ke bisnis daging olahan seperti sosis.
Bob Sadino yang pertama kali mengenalkan menanam sayuran tanpa tanah alias hidroponik. Padahal, saat itu tidak pasarnya. Tapi, kegigihan seorang Bob Sadino, ia menciptakan pasarnya. Beberapa tahun kemudian, ia malah mengekspor terung ke Jepang. Bob mengaku, ia tidak pernah berencana mau jadi apa. ’’Rencananya hanya buat orang pinter, saya bersyukur saya goblok. Kalau saya pintar, saya akan seperti Anda,” katanya, disambut tawa peserta seminar di Hotel Godway, Rabu (16/5) malam.
Kalau pengusaha atau orang dagang cari untung, Bob Sadino mengaku mencari rugi. Lantaran goblok, ia tidak tidak hitung-hitungan dan membebani dirinya macam-macam. ’’Biasanya orang dagang cari untung dan rugi peluangnya sama saja. Jadi, kalau cari rugi, terus kalau untung waduh, bahagia banget,” ujarnya.
’’Silakan cari kegagalan, cari kendala Anda. Saya mengalami segunung kegagalan, kendala dan keringat dingin dan air mata darah. Tapi, saya belajar dari kegagalan dan mencari jalan keluarnya. Kegagalan adalah anugrah. Lalu, apa di balik kegagalan. Sukses adalah titik kecil di atas segunung kegagalan,” papar Bob yang membuat peserta seminar terpana.
Bob Sadino bahagia dengan apa yang dilakukannya. Ia berani mengambil risiko dan menciptakan pasar. ’’Saya mengambil risiko sebesar-besarnya, sebab orang yang mengambil risiko kecil, hasilnya juga kecil. Kalau orang memperkecil risiko, ia jadi bebas dong. Risiko bisa jadi apa saja. Kewajiban saya mengubah risiko jadi duit,” ujar Bob Sadino, dengan santainya.
Meski awalnya sulit dipahami, peserta seminar yang bingung dan tidak terima dikatai goblok, lama-lama bisa mencerna jalan pikiran nyeleneh Bob Sadino. Sebagai pengusaha sukses, ia sudah sampai pada tahap financial independent, sehingga ia bebas mau beli apa saja dan mau pergi ke mana saja. ’’Duitnya sih, pas-pasan. Kalau mau beli Jaguar, pas duitnya ada,” katanya, terkekeh.
Karena merasa dirinya goblok, Bob tidak berpikir secara runtun, tapi mengalir begitu saja. Orang goblok juga akan lebih percaya pada orang lain yang lebih pintar dari dirinya. Kalau gagal, orang goblok tidak merasa gagal, tapi sedang belajar jadi lebih pintar. Akhirnya, orang goblok bisa jadi bosnya orang pintar-pintar. Kini, Bob memiliki 1.600 karyawan yang dia sebut anak-anaknya.
Sementara, orang pintar menghitung sesuatu nyelimet dan usahanya nggak jalan-jalan, karena dibebani rencana yang belum tentu berhasil. Orang pintar juga tidak percaya orang lain sehingga semua dikerjakannya sendiri. Ia mencontohkan ketika salah seorang karyawannya menurunkan harga kangkung di supermarketnya dari semula harganya Rp6.000 menjadi Rp400 saja. Eh, ternyata malah tidak laku.
Selidik punya selidik, ternyata langganannya protes, kok harga kangkungnya murah, padahal biasanya mahal. ’’Akhirnya, harga kangkung itu saya naikkan lagi. Pelanggan saya bilang, kangkung yang saya jual rasanya lain. Mungkin karena mahal, sehingga setiap sendok kangkung yang masuk ke mulutnya diam-diam dihitungnya, Rp6.000, jadi dia nikmati. Lha, kalau begini, siapa sebenarnya yang goblok?” papar Bob terbahak-bahak.
Namun, bagi pembeli ada nilai psikologis yang membuat pembeli merasa berbeda jika mengkonsumsi kangkung mahal daripada kangkung murah. Ini bagian dari trik marketing. Ia pun berbagi tips, bahwa untuk menjadi seorang marketing yang baik, maka seseorang harus menjual dirinya sendiri (sale for your self), sebelum menjual produknya. Sebuah filosofi, bahwa bagaimana seseorang menjadi marketing yang baik, kalau ia sendiri tidak dikenal orang.
Di balik kekonyolannya, Bob Sadino memberikan beberapa resep menjadi pengusaha. Antara lain, berpikir bebas dan tanpa beban. Memiliki tekad dan keinginan yang kuat menjadi pengusaha, sebab kemauan adalah ibarat bensin dan motor, keberanian mengambil peluang, tahan banting dan bersyukur bisa berbuat untuk orang lain.
Bagi pengusaha Batam, Bob Sadino berpesan, jangan takut dan jangan terlalu berharap. Sebab, makin tinggi harapan, makin tinggi tingkat kekecewaan. ’’Lepaskan belenggu dalam pikiran Anda sendiri. Ada berjuta peluang di sekeliling Anda,” katanya.
Dalam berbisnis, juga jangan terlalu memikirkan sukses. Kalau terlalu banyak memikirkan sukses, kata Om Bob, bekerja pasti dalam tekanan, tidak rileks sehingga hasil kerja tidak akan bagus. ’’Santai saja, hilangkan semua beban, ingat sandaran itu tadi, kemauan, komitmen, keberanian mengambil peluang, pantang menyerah dan selalu belajar pada yang lebih pintar serta selalu bersyukur,” ujar Om Bob, mengingatkan.
Satu hal yang menarik, orang-orang yang ia gunakan dalam membantu usahanya, bukanlah mereka yang berasal dari kalangan berpendidikan tinggi, melainkan dari anak jalanan. Berawal dari satu anak jalanan, bertambah dua, tiga hingga saat ini mencapai 1.500 orang anak. Bob juga mengaku bukan orang yang berpendidikan tinggi. Ia hanya tamatan SMA. Ia tak pernah sekolah tinggi. Baginya, di sekolah orang membaca buku, buku sifatnya informasi yang telah terjadi yang tak ubahnya roti busuk alias sampah. Jadi, orang yang sekolah tinggi-tinggi, isinya hanya sampah. Terkecuali sampah itu diolah menjadi pupuk yang subur.
Bob Sadino juga tidak setuju dengan istilah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang digembar-gemborkan pemerintah. Apa pasal? ’’Mestinya bukan UKM, tapi UBB atau Usaha Bakal Besar sehingga kita tetap optimis dan berusaha membesarkan bisnis kita,” katanya.
Tak terasa, dua jam berlalu bersama Bob Sadino. Namun, pertanyaan menggelitik soal penampilannya yang senang bercelana pendek, terlontar juga dari peserta seminar. Apa jawaban Bob? ’’Tidak penting celana pendeknya, yang penting, apa di balik celana pendek itu,” ujar Om Bob yang disambut gelak tawa.
Di balik sikap nyentrik dan nyeleneh Bob Sadino, ia berhasil membangun bisnisnya selama puluhan tahun. Dan, ia bisa duduk santai dengan beberapa presiden sambil ngobrol ngalor ngidul. Yang jelas, peserta seminar yang umumnya pelaku bisnis merasa mendapat pengalaman dan pencerahan yang luar biasa.
Sayangnya, nyaris tidak ada pengusaha kelas kakap yang tertarik bincang bisnis Bob Sadino yang disponsori Telkomsel itu. Mungkin khawatir dicap goblok. Jadi, mau pintar atau goblok ala Bob Sadino? Terserah Anda.
Ulasan orang Bodoh dari Mario Teguh :
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill gate (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe Liong (BCA group). Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat (S1), tapi kemudian menjadi kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN :
> Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
> Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
> Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
> Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
KESIMPULAN:
Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh. Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh…
Diamanakah posisi anda saat ini…?
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang…
Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya, lalu perhatikan apa yang terjadi…
Sumber: faisalsatriani
Siapa orang paling beruntung..??
Orang bodoh dikalahkan oleh orang pintar
Orang pintar dikalahkan oleh orang licik
Orang licik dikalahkan oleh orang yang beruntung
Semua orang pasti mau beruntung, kalo perlu terus saja beruntung, tapi Bagaimana caranya menjadi orang yang beruntung?
Beruntung bukan sebuah kebetulan tetapi beruntung itu lebih dekat pada sikap-sikap kemuliaan atau berbuat baik. Faktor “kebetulan” yang biasa kita alami itu sangat menghina skenario Tuhan, karena segala sesuatunya sudah diatur dan direncanakan. Seperti hukum kekekalan energi Einstein, energi itu tak dapat diciptakan dan dimusnahkan tetapi hanya berubah bentuk, sama halnya dengan kebaikan-kebaikan yang kita tanamkan. Jadi beruntung itu merupakan hasil melalui proses yang disiapkan lewat kebaikan-kebaikan kecil yang terkadang kita sepelekan. Nah, Keberuntungan akan terjadi bila tabungan energi kebaikan kita sudah penuh dan banyak seperti halnya bunga bank.
lalu, Apakah Orang yang beruntung itu selalu orang yang baik?
Kebanyakan kita selalu melihat sesuatu dari sisi materi. Jika ada orang yang merusak energi kebaikan kita tergantung pada kita mengijinkannya. Kita bisa jadi hancur karena orang lain karena kita mengizinkannya padahal Nasib kita ditentukan oleh diri kita sendiri. Kitalah yang memiliki diri. Kita adalah pemain utama yang punya peran penuh menentukan arah hidup kita nantinya.
Bagaimana jika kebaikan itu beruntun datang pada seseorang?
Yaa, Anggap aja itu sebagai DP yang harus dibayar dengan kebaikan yang lebih besar.Dalam hidup, kita bisa menjadikan sesuatu itu sebagai ujian atau berkah, tergantung pada sudut pandang kita menilainya. Tanda-tanda orang hidup adalah punya harapan. Harapan akan tinggal harapan jika kita tak berbuat. Dan jangan dilihat pada level materi. Masukkanlah sisi manusia kita itu pada level energi, bukan pada level materi. Jarang sekali kita mensyukuri nikmat-nikmat keberuntungan yang bukan UANG. Apa yang kita dapatkan sekarang bisa jadi merupakan hasil dari perbuatan 5-10 tahun yang lalu atau bisa jadi kebaikan kita belum mencukupi saldo awal kebaikan.
kita ambil Sebuah contoh Pemikiran linear= kita menolong seseorang kemudian kita berharap orang itu membalas kebaikan kita, maka saat itu kebaikan kita impas. namun jika kita ingin berpikir dengan Pemikiran tangensial = kita menolong orang tanpa berpikir mereka akan membalas kita, boleh jadi akumulasi kebaikan itu bisa terjadi 10-50 tahun mendatang atau berpindah pada orang lain dan merekalah yang membalas kebaikan kita.
Yang pasti Kita tak pernah bisa mengambil keberuntungan itu kapan saja dan dimana saja tetapi akan keberuntungan itu akan keluar disaat kita membutuhkannya. So kita kudu positive thinking dunk!
Bagaimana cara untuk Mempertahankan keberuntungan ?
Kita tak boleh sekedar mempertahankan namun kita tingkatkan, bergulung seperti bola salju. Seperti pepatah ,Hari kemarin itu adalah cek yang sudah tak dapat kita cairkan, hari esok adalah cek kosong yang belum kita tulis, dan hari ini adalah hadiah. Orang yang percaya diri adalah orang yang bisa menerima dirinya apa adanya. Level kebahagiaan itu naik dari hari kehari. Kesempatan berbuat baik itu selalu muncul di hadapan kita tergantung bagaimana kita menyikapinya. So, ayo berbuat baik untuk keberuntungan kita. siapa tau anda manusia paling beruntung!
Kisah 5 orang 'bodoh' yang paling sukses di dunia
Orang sukses yang saya maksudkan di sini bukan mereka-mereka yang baru dapat seragam perusahaan lantas sudah menulis “dompet saya tebal” di status facebook mereka. Orang-orang sukses ini adalah mereka yang lebih banyak bertindak daripada berbicara dan lebih banyak berusaha daripada mengumbar..
Kesuksesaan orang-orang ini bukan dalam bentuk kebanggaan status sosial atau kebanggaan sebuah seragam, dan karena itu awal karir mereka dipenuhi orang-orang yang meledek mereka ‘bodoh’. Tapi orang-orang ini dengan sukses mengalahkan semua rintangan yang menghalangi mereka dari keberhasilan, dan tentunya keberhasilan mereka ini diikuti dengan nominal penghasilan yang gila-gilaan! Yang oleh kebanyakan orang hanya bisa didapatkan lewat mimpi.
1) Bill Gates
William Henry Gates III alias Bill Gates adalah orang terkaya dunia selama 13 tahun berturut-turut sejak 1995 sampai 2007. Dia adalah ketua umum perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat, Microsoft Corp. Pada dasarnya, si Bill Gates ini memang anak yang cerdas. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard.
Lalu kenapa orang meledek dia bodoh? Karena Bill Gates gagal menyelesaikan kuliahnya di Harvard dan harus di DO alias Drop-Out. Saya ulangi.. di DROP-OUT! Tidak usah jauh-jauh lah, bayangkan saja apa kata orang tua dan orang-orang di sekitar anda bila anda harus kena DO dari kampus. Pasti banyak bunyi sumbang seperti: ‘Ah dasar memang dianya malas’, ‘Ah dasar memang dia bodoh’, ‘Ah, dasar memang dia ndak bakat jadi orang sukses’ dan lain-lain. Itu karena kebanyakan orang berkuliah bukan untuk mendapat ilmu, tapi untuk dapat titel. Bill Gates, harus mengorbankan kuliah dan kesempatannya mendapat titel untuk fokus kepada penulisan Microsoft BASIC, bahasa komputer terjemahan yang utama untuk sistem operasi komputer MS-DOS, yang akhirnya menjadi kunci pada kesuksesan Microsoft. Sekarang, jumlah kekayaan Bill Gates diperkirakan sebesar 18 trilliun dollar, yang belum juga bisa dibandingkan dengan pendapatan 20 orang pejabat korup terhormat dengan titel-titelnya yang sepanjang 10 senti.. Makan tuh titel.
2) Adam Khoo
Si Adam Khoo ini adalah seorang berkebangsaan Singapura. Beda dengan Bill Gates, si Adam Khoo ini memang terkenal ‘batu’, terutama dalam hal akademis. Saking gebleknya, dia sudah dikeluarkan dari sekolah di kelas 4 SD. Sesusah apa sih pelajaran di kelas 4 SD sampai harus dikeluarkan? Jadinya dia masuk ke SD terburuk di Singapura untuk terus melanjutkan sekolah. Saat pendaftaran masuk SMP, dia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, lagi-lagi dia harus masuk ke SMP terburuk di Singapura untuk melanjutkan sekolah. Dengan prestasi akademis yang kerdil ini, wajar saja dia menjadi bahan tertawaan teman-teman sejawatnya waktu itu.
Tapi kekurangaanya di dunia akademis tidak membuntukan ketajamannya di bidang bisnis. Adam Khoo memulai bisnisnya sejak umur 15 tahun. Kini dia bergerak di bidang bisnis training dan seminar. Bahkan di saat usianya baru 22 tahun, Adam Khoo sudah menjadi trainer tingkat nasional di Singapura dengan bayaran $10.000 perjam! Bayangkan saja, di umur 22 tahun saat semua orang masih disibukkan dengan ngeband, kuliah, dan mendaftarkan diri di bank-bank swasta, Adam Khoo yang dibilang bodoh sudah menghasilkan 100 juta rupiah perjam! Kini di usia 26 tahun, dia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset US$ 20 juta per tahun. Lalu bagaimana dengan teman-teman sejawatnya yang dulu meledek nilai akademis Adam? Menelan ludah! Makan tuh nilai akademis.
3) Mark Zuckerberg
Nama panjang orang ini memang bisa membuat lidah keseleo, jadi anda pasti setuju kalau saya cukup memanggilnya Mark saja. Nah, siapa si Mark ini? Anda pasti sudah akrab kan dengan situs jejaring sosial bernama Facebook tempat dimana anda berhubungan dengan kolega, atau tempat anda berusaha mencari jodoh, atau sekedar untuk memajang foto anda dengan narsisnya. Nah, Facebook adalah mesin pencetak uang bagi si Mark. Mark adalah pembuat situs Facebook dan sekarang masih menjabat sebagai CEO jejaring sosial tersebut. Mungkin anda pernah bertanya: “Kok Facebook didominasi warna biru mulu ya?” Itu karena si Mark ini ternyata buta warna hijau dan merah, dan warna terbaik yang bisa dia lihat hanya warna biru.
Lalu kenapa dia pernah dibilang bodoh? Karena si Mark nekat mengikuti jejak seniornya Bill Gates, yaitu di DO alias Drop-Out dari Harvard University. Tapi di DOnya dia bukan karena keasyikan dengan organisasi kampus atau sibuk ‘boya’ cewek-cewek junior, tapi sibuk mengembangkan situs jejaring sosial ini. Di saat teman-teman kampusnya masih sibuk dengan pertanyaan ‘Saya diterima kerja apa tidak ya?’, si Mark sudah menjadi milyarder termuda dalam sejarah, dan itu karena usahanya sendiri dan bukan karena warisan nenek moyang.
4) Thomas Alfa Edison
Kisah hidup Thomas Alfa Edison memang sangat mengharukan. Waktu kecil saya pernah meminjam buku otobiografi Thomas di sebuah perpustakaan umum, dan buku itu selalu berhasil membuat saya menangis. Karena selain kisahnya yang memang mengharukan, bukunya juga terlalu tebal hingga saya terkadang menangis karena kelelahan membaca..bleh. Siapa yang menyangka kalau sang penemu lampu adalah seorang yang agak tuli dan hanya mengenyam pendidikan formal selama 3 bulan? Ketika berumur 4 tahun, Thomas Alfa Edison pulang ke rumah dengan membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya kemudian membaca kertas tersebut: “Tommy, anak Ibu, sangat bodoh. Kami minta Ibu mengeluarkannya dari sekolah,”
Tapi apa yang terjadi? Dengan bimbingan Ibunya, Thomas Alfa Edison dengan leluasa dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Di usianya yang relatif muda, Thomas sudah berhasil mengukuhkan temuan-temuannya. Hingga akhir hayatnya, Thomas tercatat memegang rekor 1.093 temuan paten atas namanya. Penghasilannya dari temuan-temuan tersebut pun lebih dari cukup untuk mendirikan perusahanya sendiri. Pada tahun 1928 dia menerima penghargaan berupa sebuah medali khusus dari Kongres Amerika Serikat atas semua temuan-temuan yang telah dia patenkan. Lalu nasib si guru yang dulu mengatai Thomas bodoh lewat suratnya? Boro-boro dapat penghargaan, namanya pun tidak pernah terdengar.
5) Abraham Lincoln
braham Lincoln juga adalah salah satu contoh orang yang sukses dalam meladeni kegagalannya. Bayangkan saja, beliau mengalami kegagalan demi kegagalan dalam hidupnya selama 20 tahun!
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Kira-kira apa yang akan terjadi pada anda bila mengalami kegagalan demi kegagalan terus menerus selama puluhan tahun? Saya pribadi cuma punya 2 jawaban: Menyerah, atau gila. Wajar saja banyak yang menganggap dia bodoh jika terus memaksakan dirinya berada di dunia politik. Tapi kegagalan Abraham Lincoln dalam dunia politik tidak lantas membuat dia menyerah dan membuka counter pulsa kecil (karena memang handphone saja belum ada), dia terus maju walaupun pada tahun 1836 pernah terpuruk karena kegagalan-kegagalannya. Abraham Lincoln berhasil menjadi presiden Amerika ke -16 pada tahun 1980 dan juga sebagai salah satu Presiden tersukses dalam memimpin bangsanya, menghentikan perang saudara Amerika, dan menghapuskan perbudakan.
Lalu apa yang bisa kita pelajari dari para ahli sukses di atas? Keberhasilan hanya bisa diraih dengan bertahan dari kegagalan. Dalam proses pencapaian kesuksesan, akan banyak rintangan dari luar, termasuk caci maki dari orang-orang anti-sukses disekitar anda. Tetaplah berani untuk menempuh jalan yang berbeda dari kebanyakan orang, dan tetap percaya pada potensi dan impian anda.. Maka sukses hanya soal waktu.
tipe-tipe dosen
Dosen kamu yang mana?
hasil copas juga sih just for fun :D
JENIS-JENIS DOSEN!
Dosen Penggaris : ini menilai tugas dengan mengukur berapa panjang alinea tugas mahasiswanya.
Dosen Sniper : Dia selalu tahu dan selalu berhasil melihat para mahasiswanya yang mencontek ketika ujian atau quiz, dimanapun dan diseramai apapun kondisi kelas.
Dosen Gaptek : Ketika memberi tugas pasti harus tulisan tangan.
Dosen Hi-tech : Semua gadget dia punya dan selalu dibawa-bawa, dia bagaikan baju Ironman tapi dengan gadget yang terpisah-pisah, barang bawaannya seperti orang habis ngejarah toko elektronik.
Dosen Fancy : Semua akseorisnya unyu-unyu dan bling-bling seperti komedian Tessy dengan cincin-cincinnya.
Dosen Bukan Manusia : Tugas selalu dengan kriteria dewa, berharap mahasiswanya juga dewa yang nggak pernah sakit.
Dosen Era Penjajahan : Saking tuanya jalannya udah bungkuk, mobilnya Honda tahun 60, suka lupa dia lagi ngajar apa malah cerita masa dia muda dan tentang anak-anaknya, buku referensi yang dia kasih udah nggak ada dipasaran, adanya di museum dan masuk koleksi khusus.
Dosen Berjiwa Muda : Ngajar dengan baju kasual, nyantai dan nggak berpatokan dengan aturan mengajar di kampus yang udah kuno.
Dosen Monolog : Dia nanya trus dijawab sendiri, tiba-tiba suka nyeletuk yang aneh sembari menerawang.
Dosen Cari Jodoh : Suka ngecengin mahasiswa/i ganteng/cantik, sering sok cool, tebar pesona dimana-mana.
Dosen Rumpi : Hobinya gossip sesama dosen lainnya dimanapun dan kapanpun kadang hasil gosipnya dibagiin juga di kelas
Dosen Traveller : Sering jalan-jalan terutama ke luar negeri, tiap saat ganti PP BBM, FB, desktop wallpapernya dengan foto-foto dia sewaktu travelling.
Dosen Tingkat Dewa : Tiap masuk kelas nggak bawa apa-apa cuma bawa diri, karena dia sudah hapal semua titik koma setiap buku yang dia baca, selalu memberikan pemahaman ketimbang hapalan.
Dosen Setengah Malaikat : Sangat pengertian dan selalu berbelas kasih kepada mahasiswanya, selalu memberikan kesempatan bagi yang mau mengumpulkan tugas susulan, perbaikan nilai, dan menanggapi tiap komplain dengan bijak, serta tidak pernah marah.
Dosen Licik : Dikelas tidak kurang dari 30 menit, itu juga menit terakhir dan kita wajib absen, yang nggak hadir juga wajib, sering ngasih jurnal untuk diterjemahin padahal itu jurnal bahan tesis dia.
Dosen Fashionista : Selalu berbusana dengan tren eropa terkini dan cenderung nggak cocok tapi maksain.
Dosen Dangdut : Dandanannya menor kampungan kaya penyanyi dangdut kelas hajatan, lebih mirip kaya mau main lenong.
Dosen Go hell Green : Kalo ngasih tugas harus dengan kertas yang kualitas bagus, tidak boleh bulak-balik dan walaupun tugasnya hanya menghabiskan ¼ kertas A4 tapi kertas yang dikasih ukuran Folio bergaris dua lembar.
Dosen Bayi : Dosen baru yang masih muda, kalo ngajar suka keringetan dan gugup.
Dosen Wiraswasta : Maksa mahasiswa pake bukunya sebagai bahan ajar dan harus beli melalui dia, yang nggak beli nggak boleh ikut belajar.
Dosen Primadona : Bisa cewek atau cowok, dia terkenal karena kegantengannya atau kecantikannya, pesona pas ngajar, serta karisma. Yang membuat para mahasiswa/i nggak peduli sama apa yang diajarin yang penting liat mukanya aja.
Dosen Merakyat : Dosen ini suka ngumpul bareng mahasiswanya, kalo di luar kampus dia boleh dipanggil dengan nama saja.
Dosen Pemalas : Kelas udah mau mulai tapi dia baru ngasih bahan dan harus difotokopi dulu, selalu memanfaatkan mahasiswa yang kebetulan terjaring sama dia buat bawain bawaannya yang kaya habis belanja diskonan dari gedung yang satu ke gedung yang lainnya.
Dosen Bencong : Kalo laki-laki, dia suka dandan dengan dandanan yang cewek banget, eyes shadow, lipstick, blush on, pelembab dan foundation, semua dengan warna yang dapat terlihat dengan jelas kalau dia dandan. Baju suka dibuka di bagian dadanya, trus suka terlihat sengaja keliatan unyu. Kalo cewek, stelan pasti boyish, light atau less make up.
jadi kriteria mana yang tepat untuk dosenmu sekarang? :)
hasil copas juga sih just for fun :D
JENIS-JENIS DOSEN!
Dosen Penggaris : ini menilai tugas dengan mengukur berapa panjang alinea tugas mahasiswanya.
Dosen Sniper : Dia selalu tahu dan selalu berhasil melihat para mahasiswanya yang mencontek ketika ujian atau quiz, dimanapun dan diseramai apapun kondisi kelas.
Dosen Gaptek : Ketika memberi tugas pasti harus tulisan tangan.
Dosen Hi-tech : Semua gadget dia punya dan selalu dibawa-bawa, dia bagaikan baju Ironman tapi dengan gadget yang terpisah-pisah, barang bawaannya seperti orang habis ngejarah toko elektronik.
Dosen Fancy : Semua akseorisnya unyu-unyu dan bling-bling seperti komedian Tessy dengan cincin-cincinnya.
Dosen Bukan Manusia : Tugas selalu dengan kriteria dewa, berharap mahasiswanya juga dewa yang nggak pernah sakit.
Dosen Era Penjajahan : Saking tuanya jalannya udah bungkuk, mobilnya Honda tahun 60, suka lupa dia lagi ngajar apa malah cerita masa dia muda dan tentang anak-anaknya, buku referensi yang dia kasih udah nggak ada dipasaran, adanya di museum dan masuk koleksi khusus.
Dosen Berjiwa Muda : Ngajar dengan baju kasual, nyantai dan nggak berpatokan dengan aturan mengajar di kampus yang udah kuno.
Dosen Monolog : Dia nanya trus dijawab sendiri, tiba-tiba suka nyeletuk yang aneh sembari menerawang.
Dosen Cari Jodoh : Suka ngecengin mahasiswa/i ganteng/cantik, sering sok cool, tebar pesona dimana-mana.
Dosen Rumpi : Hobinya gossip sesama dosen lainnya dimanapun dan kapanpun kadang hasil gosipnya dibagiin juga di kelas
Dosen Traveller : Sering jalan-jalan terutama ke luar negeri, tiap saat ganti PP BBM, FB, desktop wallpapernya dengan foto-foto dia sewaktu travelling.
Dosen Tingkat Dewa : Tiap masuk kelas nggak bawa apa-apa cuma bawa diri, karena dia sudah hapal semua titik koma setiap buku yang dia baca, selalu memberikan pemahaman ketimbang hapalan.
Dosen Setengah Malaikat : Sangat pengertian dan selalu berbelas kasih kepada mahasiswanya, selalu memberikan kesempatan bagi yang mau mengumpulkan tugas susulan, perbaikan nilai, dan menanggapi tiap komplain dengan bijak, serta tidak pernah marah.
Dosen Licik : Dikelas tidak kurang dari 30 menit, itu juga menit terakhir dan kita wajib absen, yang nggak hadir juga wajib, sering ngasih jurnal untuk diterjemahin padahal itu jurnal bahan tesis dia.
Dosen Fashionista : Selalu berbusana dengan tren eropa terkini dan cenderung nggak cocok tapi maksain.
Dosen Dangdut : Dandanannya menor kampungan kaya penyanyi dangdut kelas hajatan, lebih mirip kaya mau main lenong.
Dosen Go hell Green : Kalo ngasih tugas harus dengan kertas yang kualitas bagus, tidak boleh bulak-balik dan walaupun tugasnya hanya menghabiskan ¼ kertas A4 tapi kertas yang dikasih ukuran Folio bergaris dua lembar.
Dosen Bayi : Dosen baru yang masih muda, kalo ngajar suka keringetan dan gugup.
Dosen Wiraswasta : Maksa mahasiswa pake bukunya sebagai bahan ajar dan harus beli melalui dia, yang nggak beli nggak boleh ikut belajar.
Dosen Primadona : Bisa cewek atau cowok, dia terkenal karena kegantengannya atau kecantikannya, pesona pas ngajar, serta karisma. Yang membuat para mahasiswa/i nggak peduli sama apa yang diajarin yang penting liat mukanya aja.
Dosen Merakyat : Dosen ini suka ngumpul bareng mahasiswanya, kalo di luar kampus dia boleh dipanggil dengan nama saja.
Dosen Pemalas : Kelas udah mau mulai tapi dia baru ngasih bahan dan harus difotokopi dulu, selalu memanfaatkan mahasiswa yang kebetulan terjaring sama dia buat bawain bawaannya yang kaya habis belanja diskonan dari gedung yang satu ke gedung yang lainnya.
Dosen Bencong : Kalo laki-laki, dia suka dandan dengan dandanan yang cewek banget, eyes shadow, lipstick, blush on, pelembab dan foundation, semua dengan warna yang dapat terlihat dengan jelas kalau dia dandan. Baju suka dibuka di bagian dadanya, trus suka terlihat sengaja keliatan unyu. Kalo cewek, stelan pasti boyish, light atau less make up.
jadi kriteria mana yang tepat untuk dosenmu sekarang? :)
Minggu, 21 Oktober 2012
Tips Asyik dan Menyenangkan Bimbingan Skripsi
Kata skripsi
seringkali terdengar angker di telinga. Tugas akhir ini yang seringkali
membuat sebagian besar orang tertunda kelulusannya. Hambatan dalam
penulisan skripsi biasanya terletak pada penelitian dan jadwal
bimbingan dosen yang tidak sesuai ataupun tertunda. Selain itu dalam
penulisan skripsi kita tidak hanya dituntut untuk menguasai materi akan
tetapi kedewaasaan kita disaat menghadapi kritikan atau
ketidaksesuaian dengan pendapat dosen pembimbing. Semakinlah skripsi
terasa menyeramkan.
Lantas bagaimana lagi? Skripsi menjadi syarat mutlak kelulusan, meskipun sekarang banyak jurusan dan perguruan tinggi menawarkan jalur nonskripsi. Akan tetapi bagi Anda yang keukeuh untuk mengambil jalur skripsi, berikut beberapa tips agar bimbingan skripsi Anda asyik dan menyenangkan.

ayo rekk semangat skripsi ben cepet LULUS !!! \^^/
Lantas bagaimana lagi? Skripsi menjadi syarat mutlak kelulusan, meskipun sekarang banyak jurusan dan perguruan tinggi menawarkan jalur nonskripsi. Akan tetapi bagi Anda yang keukeuh untuk mengambil jalur skripsi, berikut beberapa tips agar bimbingan skripsi Anda asyik dan menyenangkan.
- Pertama, kenali dosen Anda terlebih dahulu. Bagaimana cara mengadakan janji dengan beliau. Apakah beliau suka di sms atau tidak. Jika beliau tidak masalah mengadakan janji via sms tidak masalah, tapi jangan sekali-kali Anda mengirim sms jika dosen Anda tidak senang.
- Kedua, sebelum Anda menghadap dosen, kuasailah materi skripsi Anda dan perbanyaklah baca buku referensi Anda. Agar supaya Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dosen Anda yang sebenarnya hanya menguji sejauh mana Anda menguasai materi Anda, dan referensi apa yang menguatkan hipótesis Anda.
- Ketiga, kenali suasana hati dosen Anda sesaat sebelum bimbingan, apakah sedang badmood atau tidak. Jika Anda menemui dosen Anda yang sedang badmood, usahakan Anda bisa merubah suasana hatinya. Bersikaplah yang manis, jangan lupa lemparkan seulas senyuman. Ingat, diskusi Anda saat bimbingan bisa berpengaruh pada suasana hatinya. Saat Anda bisa menjawab pertanyaan dosen dengan baiknya, kemungkinan suasana hatinya yang buruk bisa berubah mejadi senang. Sebaliknya, jika Anda tidak menguasai materi dan menjawab pertanyaan dengan ketidakyakinan, kemungkinan besar akan merusak suasana hatinya yang mungkin senang menjadi jengkel karena sikap Anda, dan tak ayal banyak mahasiswa yang terkena emosi dosennya saat bimbingan. Terlebih jika kondisi dosen sedang badmood. Nggak kebayangkan???
ayo rekk semangat skripsi ben cepet LULUS !!! \^^/
Sabtu, 25 Agustus 2012
Skripsi oohh Skripsi
Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/ fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), Postgraduate (s2), PhD dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergrduate (sarjana S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia Skripsi untuk jenjang S1, Tesis untuk jenjang (S2) dan Disertasi untuk jenjang (S3).
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.
Proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. Namun umumnya, proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:
Pengajuan judul skripsi
Pengajuan proposal skripsi
Seminar proposal skripsi
Penelitian
Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir). Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.
Terdapat juga proses penyusunan skripsi yang cukup ringkas sebagai berikut:
Pengajuan judul skripsi / meminta topik skripsi dari dosen
Penelitian + bimbingan skripsi sambil penelitian
Seminar
Sidang
Revisi
Karakteristik skripsi
Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode ilmiah.
Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), Postgraduate (s2), PhD dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergrduate (sarjana S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia Skripsi untuk jenjang S1, Tesis untuk jenjang (S2) dan Disertasi untuk jenjang (S3).
Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.
Proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. Namun umumnya, proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:
Pengajuan judul skripsi
Pengajuan proposal skripsi
Seminar proposal skripsi
Penelitian
Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir). Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.
Terdapat juga proses penyusunan skripsi yang cukup ringkas sebagai berikut:
Pengajuan judul skripsi / meminta topik skripsi dari dosen
Penelitian + bimbingan skripsi sambil penelitian
Seminar
Sidang
Revisi
Karakteristik skripsi
Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode ilmiah.
Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.
Rabu, 16 Mei 2012
Apa sih Arti kata BT(Bete) itu??
Mungkin kalian sering mendengar kalimat itu:
“BT gue sama tu dosen, udah killer, ngajarnya lama2 lagi. Kebayang gak loe, rasanya seperti dipenjara…”
“gc nyanka gw ma tu c0w/cew, bkin gw bt bgt…” (gak nyangka gue sama itu cowok/cewek, bikin gue bete banget)
Bagi lawan bicara yang biasa diajak ngomong, mungkin sudah paham arti kata BT(bete) yang dimaksud. Namun, bagi pendengar yang numpang lewat saja, mungkin masih bertana-tanya apa sih BT(bete) itu. Karena arti BT(bete) sendiri sudah mengalami evolusi seiring perkembangan jaman (seperti evolusi kera menjadi manusia misalnya, hehehe).
Jadi, sebelum menggunakan kata BT(bête), lebih baik lihat situasi dan kondisi dulu, karena BT(bete) mempunyai beberapa arti.
Beberapa BT(bete) arti sebagai berikut:
- Bored Totally atau Boring Total
- Bad Temper
- Birahi Tinggi
- Banyak Tekanan
- Butuh Teman
- Butuh Tidur
- Butuh Teman-tidur
- Butuh Tamparan
- Butuh Tatih-tayang
- Bau keTek atau Bau T*i
- Bajingan Tengik
- Barang Titipan
- Belom Tenar
- Buru-buru Tobat
- Berbaju Tertutup
- Bad Trip
- BerTemu
- Boleh Tinggal
- Besok juga Terpaut
- Bego Tenan
- Bagian Tengah
- Begitu Tega
Sabtu, 12 Mei 2012
G.A.L.A.U
Galau.. Kata
inilah yang sedang menjadi tren di sekitaran ABG. Bahkan salah satu operator
telekomunikasi di Indonesia mengeluarkan produknya yang bernama “Anti Galau”.
Sebenernya apa sih arti kata Galau ini?
GALAU, versi
Kamus Besar Bahasa Indonesia :
ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);
ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau
ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);
ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau
GALAU, versi
Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi V Halaman 407 (2008) :
Galau berarti kacau (tentang pikiran); Bergalau berarti (salah satu artinya) kacau tidak keruan (pikiran); kegalauan berarti sifat (keadaan hal) galau.
Galau berarti kacau (tentang pikiran); Bergalau berarti (salah satu artinya) kacau tidak keruan (pikiran); kegalauan berarti sifat (keadaan hal) galau.
GALAU, versi
Google Translate dan Kamus Indonesia-Inggris John M. Echols dan Hasan Shadily :
Bahasa Inggris galau adalah hubbub atau confusion. Yang artinya, galau lebih menonjol kepada sebuah suasana pikiran yang sedang dilanda kebingungan.
Bahasa Inggris galau adalah hubbub atau confusion. Yang artinya, galau lebih menonjol kepada sebuah suasana pikiran yang sedang dilanda kebingungan.
GALAU, versi
bidang psikologi :
Sebuah keadaan dimana kejiwaan seseorang yang memiliki rasa kurang percaya pada sahabat-sahabatnya. Dengan kata lain, saat ia memiliki sebuah masalah (lebih cenderung kepada hal percintaan) orang tersebut tidak mempercayai saran-saran dan keberadaan orang-orang terdekatnya, cenderung lebih mencintai kesendirian, kesakitan dan ketersesatan, merasa tidak (kurang) diperhatikan atau dicintai oleh orang-orang di sekitar, mencari perhatian dan merasa patut di kasihani dengan melakukan aktifitas “update status” pada situs jejaring sosial dengan kalimat-kalimat yang bermakna sakit hati dan kekecewaan, tidak percaya sepenuhnya pada rencana TUHAN.
Sebuah keadaan dimana kejiwaan seseorang yang memiliki rasa kurang percaya pada sahabat-sahabatnya. Dengan kata lain, saat ia memiliki sebuah masalah (lebih cenderung kepada hal percintaan) orang tersebut tidak mempercayai saran-saran dan keberadaan orang-orang terdekatnya, cenderung lebih mencintai kesendirian, kesakitan dan ketersesatan, merasa tidak (kurang) diperhatikan atau dicintai oleh orang-orang di sekitar, mencari perhatian dan merasa patut di kasihani dengan melakukan aktifitas “update status” pada situs jejaring sosial dengan kalimat-kalimat yang bermakna sakit hati dan kekecewaan, tidak percaya sepenuhnya pada rencana TUHAN.
GALAU, versi
Gugling :
Galau biasanya mewakilkan suasana hati seseorang yang sedang dalam keadaan susah, gelisah, gundah gulana, bingung, serba tidak enak dan semacamnya. Galau seperti rasa sedang jatuh cinta. Makan tidak enak, tidur pun tidak nyenyak (padahal kondisi mengantuk dan lapar).
Galau biasanya mewakilkan suasana hati seseorang yang sedang dalam keadaan susah, gelisah, gundah gulana, bingung, serba tidak enak dan semacamnya. Galau seperti rasa sedang jatuh cinta. Makan tidak enak, tidur pun tidak nyenyak (padahal kondisi mengantuk dan lapar).
GALAU, versi
anonim positif :
GALAU = God Always Listening Always Understanding
GALAU = God Always Listening Always Understanding
Contoh
kata-kata galau:
* Anak muda memang suka berangan angan, memang susah kalo cinta bertepuk sebelah tangan
* Cinta aku ke kamu ‘tu ibarat tali BEHA, saat renggang terasa menggantung.
* Kalo kamu tanya aku, kenapa wajahku muram. Jawabannya adalah karena kamu gak pernah tau perasaanku yang selalu mengharapkan cintamu
* Mendingan nahan laper deh dari pada nahan kangen
* Gue cemburu karna gue sayang sama lo, NGERTI !
* Hujan datang menyerbu.. dingin datang kepadaku.. aku sayang kepadamu.. tapi kamu ga’ sayang kepadaku..
* Kutub utara dingin membeku, seperti hatiku yang sudah membeku akan cintaku kepadamu
* Gue susah-susah mencari perhatian lo, tapi lo malah cuek, dingin bagaikan salju
* Setiap kamu sedih, kamu kesepian, kamu seneng, aku pasti selalu ada buat kamu tapi kenapa kamu lebih milih dia dari pada aku
* Malam ini dingin sekali, karena tak ada kamu disampingku
* Hatiku kau anggap kudapan, setelah habis kau biarkn dingin, buat apa kusimpan harapan, jika kau malah pergi dengan yang lain
* Menunggu CINTA mu itu seperti menunggu DAMRI jurusan kuburan, yang gak akan pernah datang..
* Anak muda memang suka berangan angan, memang susah kalo cinta bertepuk sebelah tangan
* Cinta aku ke kamu ‘tu ibarat tali BEHA, saat renggang terasa menggantung.
* Kalo kamu tanya aku, kenapa wajahku muram. Jawabannya adalah karena kamu gak pernah tau perasaanku yang selalu mengharapkan cintamu
* Mendingan nahan laper deh dari pada nahan kangen
* Gue cemburu karna gue sayang sama lo, NGERTI !
* Hujan datang menyerbu.. dingin datang kepadaku.. aku sayang kepadamu.. tapi kamu ga’ sayang kepadaku..
* Kutub utara dingin membeku, seperti hatiku yang sudah membeku akan cintaku kepadamu
* Gue susah-susah mencari perhatian lo, tapi lo malah cuek, dingin bagaikan salju
* Setiap kamu sedih, kamu kesepian, kamu seneng, aku pasti selalu ada buat kamu tapi kenapa kamu lebih milih dia dari pada aku
* Malam ini dingin sekali, karena tak ada kamu disampingku
* Hatiku kau anggap kudapan, setelah habis kau biarkn dingin, buat apa kusimpan harapan, jika kau malah pergi dengan yang lain
* Menunggu CINTA mu itu seperti menunggu DAMRI jurusan kuburan, yang gak akan pernah datang..
Itulah
beberapa contoh kata-kata galau yang sering saya jumpai dari beberapa status
facebook dan twitter anak-anak remaja saat ini.
Tingkatan-Tingkatan
Kegalauan:
1. Agak
Sedikit Galau
Galau ditingkatan ini masih berada di tingkat paling dasar. Biasanya orang yang sedang berada di galau tingkat normal ini hanya bersikap seakan-akan sedang memikirkan sesuatu sambil bengong dengan pandangan yang kosong. Contoh: duduk diatas kasur sambil melihat ke luar jendela diwaktu hujan, sambil pasang earphone dan putar lagu galau seperti Adele–Someone Like You atau lagunya Afgan-Hanya Jadi Sahabatmu, dll
Galau ditingkatan ini masih berada di tingkat paling dasar. Biasanya orang yang sedang berada di galau tingkat normal ini hanya bersikap seakan-akan sedang memikirkan sesuatu sambil bengong dengan pandangan yang kosong. Contoh: duduk diatas kasur sambil melihat ke luar jendela diwaktu hujan, sambil pasang earphone dan putar lagu galau seperti Adele–Someone Like You atau lagunya Afgan-Hanya Jadi Sahabatmu, dll
2. Galau
Sedikit Parah
Ciri-ciri yang mengidap galau sedikit parah, sedikit-sedikit ganti status BBM, Facebook dan Twitter. Contoh:
* Ganti status waktu lagi dengerin lagu galau
“#nowplaying (lagunya) jadi keinget kenangan masa lalu”.
* Ganti status waktu lagi duduk di sofa ruang tamu jadi inget perndah duduk sama mantan disitu
“dulu dia duduk disini sama aku..”.
Ciri-ciri yang mengidap galau sedikit parah, sedikit-sedikit ganti status BBM, Facebook dan Twitter. Contoh:
* Ganti status waktu lagi dengerin lagu galau
“#nowplaying (lagunya) jadi keinget kenangan masa lalu”.
* Ganti status waktu lagi duduk di sofa ruang tamu jadi inget perndah duduk sama mantan disitu
“dulu dia duduk disini sama aku..”.
3. Galau
Agak Parah
Ciri-ciri yang mengidap galau agak parah ini tiba-tiba pasang status atau tweet seperti ini:
“Sumpah gue nggak bakalan ngetweet lagi sampe gue lupain elo! EXIT”.
Tapi 5 menit kemudian, bahkan ga sampai 5 menit udah ganti status dan ngetwit:
“gak bisa.. gak bisa.. inget kamu lagi..”
Ciri-ciri yang mengidap galau agak parah ini tiba-tiba pasang status atau tweet seperti ini:
“Sumpah gue nggak bakalan ngetweet lagi sampe gue lupain elo! EXIT”.
Tapi 5 menit kemudian, bahkan ga sampai 5 menit udah ganti status dan ngetwit:
“gak bisa.. gak bisa.. inget kamu lagi..”
4. Galau
Akut
Galau tingkat ini yang paling bahaya. Bisa-bisa karena kegalauannya ini, seseorang bisa jadi stress bahkan gila sampai-sampai ingin gantung diri di monas Atau sampai pasang status dan tweet “Lebih baik aku mati saja kalau kau tidak bisa bersamaku, paling tidak temanilah aku malam ini”.
Galau tingkat ini yang paling bahaya. Bisa-bisa karena kegalauannya ini, seseorang bisa jadi stress bahkan gila sampai-sampai ingin gantung diri di monas Atau sampai pasang status dan tweet “Lebih baik aku mati saja kalau kau tidak bisa bersamaku, paling tidak temanilah aku malam ini”.
Kalau kamu
sedang berada di tingkatan galau ini, segeralah berendam atau bershower.
(SUMBER: http://gugling.com/2012/03/15/arti-galau-dalam-berbagai-versi-dan-tingkatannya/)
Langganan:
Komentar (Atom)
